Senin, 07 Desember 2009

REPRODUKSI VIRUS

Salah satu alasan mengapa virus dipertimbangkan sebagai bagian dari makhluk hidup adalah kemampuan virus untuk bereproduksi atau berkembang biak walaupun dengan syarat harus di dalam sel inang.
Daur reproduksi virus ada dua macam, yaitu daur litik dan daur lisogenik. Daur litik dicirikan dengan tahap lisis yaitu tahap pecahnya sel inang. Sedangkan pada daur lisogenik tidak terjadi tahap lisis. Dari daur lisogenik, virus bisa memasuki daur litik.

Daur Litik
  • Adsoprsi, pada tahap ini virus melekat pada dinding sel inang.
  • Penetrasi, pada tahap ini virus memasukkan materi genetiknya ke dalam tubuh sel inang.
  • Replikasi, pada tahap ini materi genetik sel bereplikasi mengikuti materi genetik virus.
  • Sintesis, pada tahap ini materi genetik sel membentuk bagian-bagian tubuh virus.
  • Perakitan, pada tahap ini bagian-bagian tubuh virus tersusun membentuk tubuh virus yang utuh.
  • Lisis, pada tahap ini tubuh-tubuh virus yang baru memecah dinding sel inang dan keluar.
Daur Lisogenik
  • Adsorpsi dan penetrasi sama seperti pada daur litik.
  • Profage/penyisipan, pada tahap ini virus menyisipkan materi genetiknya ke dalam materi genetik sel inang.
  • Pembelahan sel, pada tahap ini sel inang membelah diri seperti biasa. Bedanya materi genetik sel inang sudah tersisipi materi genetik virus.
  • Pemisahan, pada daur lisogenik, sewaktu-waktu materi genetik virus yang telah tersisipi bisa lepas dari materi genetik sel inang. Misalnya jika terkena radiasi pada sel inang. Jika materi genetik virus terpisah dari materi genetik sel inang, virus kemudian memasuki daur litik yaitu tahap replikasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar